Ternyata Inilah Penyebab Bau Telinga Kucing !

    Kucing merupakan hewan yang peduli dengan kebersihan dirinya dengan cara menjilati bulunya. Kucing juga tak pernah melewatkan untuk membersihkan telinganya, walaupun hanya sebagian yang bisa dijangkau-nya.

    Dilansir dari Pet The Nest, beberapa hal berikut yang bisa menyebabkan telinga kucing berbau busuk :

A. Tunga Telinga

    Otodectes Cynotis atau dikenal dengan tungau telinga adalah jenis tungau yang hidup di bawah kulit pada rongga telinga anak anjing atau kucing.

    Parasit ini menyukai kulit saluran kecil telinga yang lembap dan hangat, bahkan menjalani sebagian besar siklus kehidupannya di sana. Mereka memakan lilin dan minyak di telinga kucing, lalu menghasilkan kotoran berwarna kecokelatan seperti bubuk kopi yang dapat menyebabkan bau busuk.

    Selain itu, kucing juga akan menunjukkan rasa tak nyaman karena gatal, hal ini akan membuat kucing menggaruk daerah telinga dengan berlebihan dan akibatnya akan membuat cedera di daerah sekitar telinganya.

B. Abses Pecah

    Abses muncul sebagai benjolan karena kucing mengalami cedera di telinganya dari akibat menggaruk atau berkelahi dengan kucing lain. Abses yang pecah juga bisa menjadi penyebab bau busuk yang keluar dari telinga kucing.

    Untuk mencegahnya, kamu bisa memberikan obat luka agar infeksinya tidak bertambah parah. Namun, jika lukanya tak kunjung sembuh, segera konsultasi dengan dokter hewan.

    Jika tidak segera diobati, bakteri akan menginfeksinya dan menyebabkan luka bernanah dan lainnya.

C. Alergi

    Selanjutnya, hal yang dapat menyebabkan telinga kucing berbau busuk adalah alergi. Bukan hanya manusia saja, kucing pun juga bisa mengalami alergi.

    Alergi pada kucing dapat terjadi karena beberapa faktor seperti, diet, obat-obatan, dan tanaman. Kucing mungkin mengalami pembengkakan kulit atau produksi kotoran telinga yang tidak baik.

    Alergi yang tak terdiagnosis kemungkinan dapat berkembang di mana saja, termasuk telinga kucing.

D. Infeksi Bakteri dan Jamur

    Tidak hanya tungau saja, namun, bakteri dan jamur juga bisa tumbuh subur dan berkembang di telinga kucing. Hal ini yang bisa menjadi penyebab bau busuk pada telinga kucing, apalagi bakteri dan jamurnya semakin parah.

    Infeksi ini dapat berkembang saat bekas luka yang tak diobati atau kondisi telinga yang lembap. Lebih parahnya lagi, bakteri dan jamur yang semakin parah dapat merusak pendengaran kucing secara permanen sehingga memerlukan pembedahan untuk mengatasinya.

    Bagi para cat lovers pasti tidak mau kan jika hal tersebut terjadi pada kucing kesayangan anda. Nah, sekarang mari lebih memperhatikan kesehatan kucing terutama bagian yang rawan terinfeksi penyakit seperti telinga.

Berikut adalah cara membersihkan telinga kucing dengan benar.

1. Cara yang pertama adalah dengan memisahkan bulu-bulu kusut di sekitar telinganya, karena bulu-bulu tersebut dapat menghalangi pergerakan normal kotoran telinga.

2. Hangatkan pembersih telinga di dalam panci yang berisi air hangat. Bukan air panas yaa.

3. Pangku kucing yang sudah dilapisi dengan handuk.

4. Masukkan satu atau dua tetes cairan pembersih telinga yang sudah dihangatkan tadi.

5. berikan pijatan lembut di pangkal telinga telinga kucing, setidaknya selama 1 menit, agar cairan bekerja dengan baik.

6. Ulangi langkah keempat dan kelima pada sisi sebelah telinganya.

7. Setelah selesai, biarkan kucing selama 5 menit, karena kucing mungkin akan menggeleng-gelengkan kepalanya untuk membantu mengeluarkan kotoran dari saluran telinganya.

8. Terakhir, gunakan kapas atau tisu bersih untuk menyeka minyak dan kotoran dari telinga kucing.

    Itu dia tips membersihkan telinga kucing. Pastikan juga untuk selalu memeriksa kebersihan telinga kucing minimal seminggu sekali. Jika tidak terlalu kotor, dapat membersihkannya minimanl 1 bulan sekali.

Komentar