Kucing merupakan hewan yang peduli dengan kebersihan dirinya dengan cara menjilati bulunya. Kucing juga tak pernah melewatkan untuk membersihkan telinganya, walaupun hanya sebagian yang bisa dijangkau-nya.
Dilansir dari Pet
The Nest, beberapa hal berikut yang bisa menyebabkan telinga kucing berbau
busuk :
A. Tunga Telinga
Otodectes Cynotis atau
dikenal dengan tungau telinga adalah jenis tungau yang hidup di bawah kulit
pada rongga telinga anak anjing atau kucing.
Parasit ini
menyukai kulit saluran kecil telinga yang lembap dan hangat, bahkan menjalani
sebagian besar siklus kehidupannya di sana. Mereka memakan lilin dan minyak di
telinga kucing, lalu menghasilkan kotoran berwarna kecokelatan seperti bubuk
kopi yang dapat menyebabkan bau busuk.
Selain itu, kucing
juga akan menunjukkan rasa tak nyaman karena gatal, hal ini akan membuat kucing
menggaruk daerah telinga dengan berlebihan dan akibatnya akan membuat cedera di
daerah sekitar telinganya.
B. Abses Pecah
Abses muncul
sebagai benjolan karena kucing mengalami cedera di telinganya dari akibat
menggaruk atau berkelahi dengan kucing lain. Abses yang pecah juga bisa menjadi
penyebab bau busuk yang keluar dari telinga kucing.
Untuk mencegahnya,
kamu bisa memberikan obat luka agar infeksinya tidak bertambah parah. Namun,
jika lukanya tak kunjung sembuh, segera konsultasi dengan dokter hewan.
Jika tidak segera
diobati, bakteri akan menginfeksinya dan menyebabkan luka bernanah dan lainnya.
C. Alergi
Selanjutnya, hal
yang dapat menyebabkan telinga kucing berbau busuk adalah alergi. Bukan hanya
manusia saja, kucing pun juga bisa mengalami alergi.
Alergi pada kucing
dapat terjadi karena beberapa faktor seperti, diet, obat-obatan, dan tanaman.
Kucing mungkin mengalami pembengkakan kulit atau produksi kotoran telinga yang
tidak baik.
Alergi yang tak
terdiagnosis kemungkinan dapat berkembang di mana saja, termasuk telinga
kucing.
D. Infeksi Bakteri dan Jamur
Tidak hanya tungau
saja, namun, bakteri dan jamur juga bisa tumbuh subur dan berkembang di telinga
kucing. Hal ini yang bisa menjadi penyebab bau busuk pada telinga kucing,
apalagi bakteri dan jamurnya semakin parah.
Infeksi ini dapat
berkembang saat bekas luka yang tak diobati atau kondisi telinga yang lembap.
Lebih parahnya lagi, bakteri dan jamur yang semakin parah dapat merusak
pendengaran kucing secara permanen sehingga memerlukan pembedahan untuk
mengatasinya.
Bagi para cat lovers pasti tidak mau kan jika hal tersebut terjadi pada kucing kesayangan anda. Nah, sekarang mari lebih memperhatikan kesehatan kucing terutama bagian yang rawan terinfeksi penyakit seperti telinga.
Berikut adalah cara
membersihkan telinga kucing dengan benar.
1. Cara yang
pertama adalah dengan memisahkan bulu-bulu kusut di sekitar telinganya, karena
bulu-bulu tersebut dapat menghalangi pergerakan normal kotoran telinga.
2. Hangatkan pembersih
telinga di dalam panci yang berisi air hangat. Bukan air panas yaa.
3. Pangku kucing
yang sudah dilapisi dengan handuk.
4. Masukkan satu
atau dua tetes cairan pembersih telinga yang sudah dihangatkan tadi.
5. berikan pijatan
lembut di pangkal telinga telinga kucing, setidaknya selama 1 menit, agar
cairan bekerja dengan baik.
6. Ulangi langkah
keempat dan kelima pada sisi sebelah telinganya.
7. Setelah selesai,
biarkan kucing selama 5 menit, karena kucing mungkin akan menggeleng-gelengkan
kepalanya untuk membantu mengeluarkan kotoran dari saluran telinganya.
8. Terakhir,
gunakan kapas atau tisu bersih untuk menyeka minyak dan kotoran dari telinga
kucing.
Itu dia tips membersihkan
telinga kucing. Pastikan juga untuk selalu memeriksa kebersihan telinga kucing
minimal seminggu sekali. Jika tidak terlalu kotor, dapat membersihkannya
minimanl 1 bulan sekali.


Komentar
Posting Komentar