Cermin langit raksasa di Salar de Uyuni

 


    Bercermin di kaca sudah menjadi hal yang biasa, tapi apa jadinya jika bercermin di dataran garam yang berada di Salar de Uyuni yaa ???

    Salar de Uyuni merupakan transformasi danau purba yang kering, berusia lebih dari 40.000 tahun dan menguap secara terus menerus hingga kini.

    Kondisi tersebut akhirnya membentuk lapisan garam yang tebal dan kaya akan litium. Letaknya berada di Bolivia, negara tertinggi di Amerika Selatan. Fenomena cermin langit raksasa ini bisa dilihat di bulan Desember hingga Februari.

    Meski terlihat rata, ternyata lanskapnya memiliki kemiringan hingga 2,5 centimeter saat diamati lewat GPS. Areanya sangat berlumpur dan kandungan garamnya sekitar 10 milyar ton.

    Pada waktu-waktu yang spesifik, sebagian danau di sekitarnya akan sedikit meluap lalu membentuk lapisan tipis yang kemudian memantulkan pemandangan langit. Sehingga ketika berada di atas danau, kita seolah dapat bercermin disana.

    Luasnya sekitar 10.000 kilometer persegi dan memiliki ketinggian sekitar 3.650 meter di atas permukaan laut membuat Salar de Uyuni sebagai dataran terluas di dunia. Salar de Uyuni juga pernah menjadi danau terbesar, ini bisa ditandai dari berbagai peninggalan di gua-gua sekitarnya seperti fosil.

    Setiap Bulan November, Salar de Uyuni dijadikan tempat berkembang biak bagi tiga spesies flamingo Amerika Selatan yang memakan udang air asin lokal, seperti flamingo Chili, Andes, dan langka James.

    Karena fenomena yang unik ini, akhirnya Salar de Uyuni menjadi tempat wisata populer di Bolivia. Akibatnya, terjadi sejumlah pembangunan hotel di sana. Namun, kurangnya bahan konstruksi konvensional, membuat hampir seluruh bagian hotel, seperti dinding, atap, furnitur dsb. dibangun dengan balok garam yang dipotong dari Salar de Uyuni.


    Hotel pertama di dataran garam ini adalah Hotel Palacio de Sal yang didirikan pada tahun 1993-1995. Sayangnya hotel ini harus dibongkar pada tahun 2002 karena lokasinya berada di tengah gurun yang menyebabkan terjadi masalah sanitasi. Sebagian besar sampah harus dikumpulkan secara manual. Salah urus menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius, sehingga hotel ini terpaksa dibongkar. 


Komentar

Posting Komentar